
Author: Carania Metta Sandika
Tittle: there was a meeting there must be separation
Maincast: CHOI MINHO
PARK JI YEON
Be silent !!
Cekidottt..
Minho pov#
Yeoja cantik , pintar , berbakat , baik , pengertian , hmm .. menurutku dia yeoja yang sempurna , Park ji-yeon .. dia adalah tunangan ku yang paling aku sayang , dia menghabisnkan banyak waktunya untuk berbuat baik ..
“ oppa, bisa temani aku pergi sebentar? ”
sms tersebut membuyarkan lamunanku tentangnya ,,
“ bisa,aku jemput kau sekarang ne ^^ “ tanpa menunggu balasan darinya aku langsung menuju rumahnya , jaraknya tidak begitu jauh , hanya 15 menit dari rumahku kerumahnya dengan motor ku ini ,, motor berwarna hitam yang menemani aku setiap harinya .
Ji-yeon pov#
Aku membuka pintu dan melihat namja tinggi,tampan,dab modis , aku mempersilahkannya masuk kedalam istana ku ..
“ oppa kau haus? Ini untukmu” menyodorkan orange juice segar .
“gomawo , chagi .. kapan kita mau berangkat?” dia meminum juice yang kuberikan ,.
“sekarang..” kataku.
Kami berangkat dari rumahku , kami menuju mall untuk membeli perlengkapan baksos di pinggir jalan , aku aktif dalam baksos dipinggir jalan, untuk mengisi waktu luangku , aku mengajar anak-anak di pinggir jalan yang tak mampu bersekolah , aku mengajari mereka selesai pulang kuliah , minho juga sering ikut baksos ini . aku senang dia punya hati yang baik ,.
Panas matahari menusuk punggungku , siang itu siang yang cukup panas ,, baru beberapa meter dari rumah ku , ada sebuah bus dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan menabrak kami , aku terpental beberapa meter dari jarakku sebelumnya..
Aku terbangun , aku berada dimana? Aku kenapa ? mana minho? Apa dia baik-baik saja?bagaimana keadaannya?? Ya tuhan semoga ia tak apa ..
#flashback
Setelah kecelakaan itu terjadi , ji-yeon dan minho dibawa ke rumah sakit oleh polisi setempat , ji-yeon hanya mengalami luka ringan , namun minho, kondisinya cukup parah hingga ia mengalami koma , karena ada luka dalam yang sangat parah di bagian kepala , sedangkan supir bus yang menabrak mereka berhasil di amankan polisi .
Ji-yeon pov#
Aku meminta suster diruanganku untuk menujukkan kamar minho , dan ia bersedia mengantarku kesana , kami berjalan kesana , sampai didepan kamar minho , aku membuka pintunya dan ,, ASTAGA .. banyak sekali peralatan medis yang menemani minho .. minho kenapa? Apa keadaannya sangat parah? Tubuhku terasa lemah saat itu , aku berjalan mendekat ke minho , aku bertanya kepada dokter apa yang terjadi pada minho , dan saat dokter bilang kondisi minho sangat parah dan sedikit kemungkinannya untuk sembuh dan bangun dari koma nya . aku tak kuasa menahan tangis , aku menangis sejadi jadinya .. ini semua salahku , kalau saja aku tak meminta minho mengantarku , kalau saja aku tak mengajak minho ,andai saja aku tak masuk dalam kehidupannya ,, ini gak akan terjadi ... tangisku meledak .. aku menghubungi orangtuaku dan orangtua minho ,.
“mianhaeyo oppa ini semua salahku”
minho pov#
aku terbangun dan melihat tubuhku yang berbaring lemah diatas ranjang pasien dan ditemani alat-alat medis,, kenapa aku ? kenapa roh ku terpisah dari tubuhku ? apa aku sudah mati ? aku melihat ji-yeon menangis disamping tubuhku , apa yang ia tangisi ? aku ? , aku mencoba menghampirinya ,.
“kau kenapa?” tapi ia tak mendengarku ia tetap menangis , ia bergumam menyalahkan dirinya sendiri , ingin rasanya aku mehapus air matanya tapi , tanganku tak bisa menyentuhnya ,,.
Tiba-tiba seorang yeoja paruh baya masuk ke ruanganku sambil menangis , ia adalah ibuku , ia menangisi ku ,.
“ini semua gara-gara kau ji-yeon !!” ibuku menyalahkan ji-yeon atas komanya diriku .
Ji-yeon hanya menangis , aku sedih melihat ji-yeon yang menangis dicaci maki ibuku ..
“stop umma,aku mohon jangan salahkan ji-yeon lagi , ia tak salah !! ini bukan salah ji-yeon! Ini semua takdir !!”
Aku berteriak ,namun tak ada yang mendengar . aku meneteskan air mata ,aku sedeih melihat ji-yeon disalahkan , .
Jiyeon pov#
Aku memang patut disalahkan , aku yang membuat minho jadi seperti ini !!
“dosa apa yang telah kulakukan? Hingga minho jadi seperti ini ? “ gumamku ,.
“oppa apa kau juga menyalahkanku?apa kau juga membenciku?”
2minggu kemudian#
Jiyeon pov#
pagi itu saat aku berkunjung ke rumah sakit menjenguk minho , dokter berkata kepadaku kalau kondisi minho mengalami penurunan , tak ada harapan lagi untuk minho bisa bertahan hidup . aku menangis , aku sedih sangat sedihhh ..
dokter mencopot semua perlengkapan medis yang ada ditubuh minho , aku pasrah ..
minho pov#
sampai akhirnya aku harus meninggalkan dunia ini seutuhnya ,.
“ji-yeon , janganlah menagis , tersenyumlah .. antar aku ketempat terakhirku tanpa tangisanmu , jaga dirimu ! lupakan aku dan carilah pengganti ku , i will not forget you, i will always love you , don’t cry , and dont blame yorself for it all”
“i'm alwasy beside you to protect you ,see you , with you until your last breath”
Ada pertemua pasti ada perpisahan , semuanya sudah diatur oleh tuhan ,,
there was a meeting there must be separation
end _
RCL please !!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar